Lifestyle

Tren Vapers dan Fakta Menarik tentang HexOhm

Sebagian orang yang sering nongkrong di café-café kekinian di tengah kota sudah pasti sering melihat beberapa anak muda yang menggunakan vape di area terbuka atau outdoor, terlihat dengan asap yang banyak tapi memiliki aromanya lebih wangi dan beraneka ragam.

Bagi orang baru pertama kali melihatnya mungkin berpikir apa bedanya dengan merokok. Ada beberapa perbedaan dan persamaan memang, misalnya dari alat yang digunakan, bahan yang terkandung, cara penggunaanya, dll.

Tren Vapers (sebutan bagi pengguna vape ini) menggunakan sebuah liquid berbentuk cairan khusus dengan berbagai varian aroma dan rasa, seperti vanilla, mocca, juice, teh susu klasik, strawberry, mint dan masih banyak lagi. Lalu menggunakan alat berupa MOD elektrik dan baterai sebagai mesin untuk memprosesnya. Seperti rokok elektronik sih pada dasarnya.

Bagi para vapers sejati atau yang memiliki hobi ini pasti sudah tidak asing lagi mendengar nama-nama liquid tersebut, bahkan ada varian yang menggunakan nama yang sulit sekali diucapkan, masing-masing vapers biasanya punya liquid favorit mereka masing-masing. Apa nih aroma liquid favorit kamu?

Di Indonesia sendiri tren vapers ini sudah ada sejak awal 2018 lalu, bahkan sempat bermunculan beberapa pro dan kontra, misalnya dari segi kesehatan, harga, fungsi. Namun ternyata dibalik itu semua, vape bermanfaat sebagai pengganti rokok konvensional yang dibakar loh, serta minim resiko gangguan pernapasan.

Vape juga sudah digunakan di beberapa negara maju di dunia seperti Jepang, Korea, Inggris, dan New Zealand. Namun ada juga negara yang melarang warganya menggunakan vape seperti, Oman, Qatar, Yordania, dan Taiwan dengan berbagai alasan terutama kesehatan.

Meskipun asap yang dihasilkan oleh vape ini terbilang lebih banyak, namun berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan ternyata jumlah tar dan karbon yang dihasilkan justru lebih kecil bahkan tidak ada sehingga tidak menyebabkan kanker, bahkan tidak ada kandungan tembakau di dalamnya.

Tentunya ini bisa menjadi pengganti untuk masyarakat yang ingin berhenti menjadi perokok aktif. Jadi dapat dikatakan penggunaan vape ini bisa menjadi salah satu cara menghentikan kebiasaan merokok. Meskipun terbilang aman, tapi tetap vape ini tidak disarankan untuk anak-anak.

Tentu tidak seperti rokok biasa, beberapa vapers juga mengaku mendapat beberapa manfaat setelah melakukannya, seperti: gigi lebih putih, tidak bau mulut, tidak mudah sakit kepala, lebih hemat, dan lain sebagainya. Tidak heran beberapa toko vape juga mulai berkembang di berbagai daerah terutama di perkotaan.

Ketika bicara soal vaper, tidak asing juga dengan nama MOD bernama HexOhm bukan? Yes, HexOhm merupakan satu diantara merek mod elektrik yang cukup populer di kalangan vapers namun harganya cukup terbilang sesuailah.

Bukan tanpa alasan HexOhm ini memang memiliki performa dan kualitas yang gak tanggung-tanggung, mulai dari chip hingga varian yang diproduksi secara khusus serta limited edition alias terbatas.

Bentuk yang didesain sederhana namun terlihat elegan ini bisa dibandrol dengan harga hingga 2 jutaan, tentu dengan berbagai alasan mengapa para vapers tetap memilih dan membeli Mod HexOhm ini.

Diantaranya, dapat dipakai baik pria maupun wanita dengan pilihan warna sesuai karakter vapers, memiliki garansi seumur hidup iya jika terjadi kerusakan pihak toko akan memperbaiki dan meminjamkan HexOhm sementara, gak pernah ketinggalan jaman karena varian selalu diupdate.

Oh satu lagi nih yang menjadi alasan beberapa vapers memilih produk ini, yaitu terdapat komunitas khusus di Indonesia, yang aktif, dan selalu sharing/update di sosial medianya. Yap jika punya teman sehobi seperti ini, kegiatan vape juga pastinya lebih menyenangkan bukan?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.