Bisnis

Pentingnya Peran Teknologi Finansial Bantu UMKM Akses Pembiayaan

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyampaikan pentingnya peranteknologi finansial (tekfin) membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah mendapatkan pembiayaan. "Saat ini, terdata setidaknya 23 juta pelaku UMKM belum mendapatkan akses pembiayaan perbankan," ucap Teten dalam webinar Sabtu (5/12/2020). Menteri Teten menjelaskan saat ini tingkat literasi keuangan digital Indonesia baru mencapai 35,5 persen. Dia menilai implementasi transformasi ekonomi digital bagi UMKM merupakan kunci persiapan UMKM di masa depan.

"Tekfin pendanaan terus menyediakan akses pendanaan bagi UMKM dan konsumen individual. Jumlah total penyaluran pinjaman terus meningkat," ulas Teten. Untuk mencapai hal tersebut, sinergi dengan seluruh stakeholder terkait harus dilakukan. Salah satunya, sinergi lintas Kementerian dan Lembaga untuk menghadirkan regulasi yang berpihak bagi pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital secara optimal.

Saat ini, kata Teten, perumusan peraturan pelaksana UU Cipta Kerja terus dimatangkan. UU Cipta Kerja sendiri mendukung percepatan digitalisasi UMKM dengan memberikan kemudahan melalui pelatihan. Termasuk juga pendampingan pemanfaatan sistem atau aplikasi di setiap lini bisnis proses UMKM dan inkubasi bisnis untuk menciptakan UMKM berbasis inovasi dan teknologi.

Begitu juga, perlu sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam upaya menjangkau dan berdampak ke lebih banyak pelaku usaha di daerah. Pemerintah akan mengupayakan ekosistem yang nyaman untuk pelaku usaha dapat beraktivitas sehingga terus mendorong lahirnya inovasi inovasi solusi teknologi digital bagi proses bisnis UMKM. Teten mengajak pelaku tekfin untuk dapat juga bersinergi dengan program program pemerintah.

"Selain memperkuat program, juga dapat mengembangkan dan mematangkan model bisnis pembiayaan yang mudah, murah dan inklusif, khususnya untuk UMKM," pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.